Artikel

Prof. Ronald D. Ekers, CSIRO Fellow and Past Presiden, IAU
Australia Teolescope National Facility



Astronomi dan Aerophysic Sumbangan Terbesar Bagi Manusia


Bumi adalah buaian pemikiran, namun seseorang tak bisa tinggal dalam buaian selamanya. Kalimat itu merupakan hasil pemikiran yang sarat makna dari seorang ilmuwan yang bernama Konstantin Tsiolkovsky (1911). Dari hasil pemikirannya, kemudian timbul berbagai ide yang berkaitan dengan angkasa luar, contohnya kehidupan di luar angkasa, dan keadaan tanpa bobot. Pemikiran seperti itulah yang merupakan cikal-bakal untuk menjawab segala hal yang berkaitan dengan bumi dan segala isinya.

Mempelajari bumi sama artinya dengan mempelajari ilmu astronomi dan aerophysic. Ilmu-ilmu tersebut bukan lagi ilmu yang hanya sekedar untuk dipelajari secara sambil lalu saja, namun beragam fenomena alam yang merupakan imbas dari pergolakan yang terjadi di dalam tatanan tatasurya, planet, serta bintang-bintang di langit, adalah fenomena yang erat kaitannya dengan kehidupan manusia, teknologi dan agama.

Pentingnya ilmu astronomi dan astrophysic bagi kehidupan manusia diperjelas lagi dalam kuliah umum yang disampaikan Profesor Ronald Ekers, FAA FRS, CSIRO Fellow and Past President, IAU (Australia Telescope National Facility), di Sasana Budaya Ganesha Institut Teknologi Bandung (25/8). Kuliah umum yang diawali dengan laporan ketua panitia Dr. Taufiq Hidayat, dilanjutkan dengan sambutan presiden IOAA Prof. Boonrucksar Soonthornthum, yang diwakili oleh Sekjen IOAA Indonesia, Dr. Chatief Kunjaya. Dalam pidatonya, Chatief mengucapkan rasa terimakasihnya pada Prof. Ronald Ekkers karena telah membantu para siswa melalui masukan-masukannya yang ilmiah. “Kami berharap kegiatan ini berakhir dengan sukses, dan kami juga berterimakasih pada para peserta.” Ujarnya. Acara dilanjutkan dengan sambutan dan penyentuhan tombol oleh Rektor ITB, Prof. Joko Santoso.

Melalui backdrove yang menayangkan kegiatan angkasa luar; seperti meluncurnya para astronot ke bulan, keadaan planet, serta penemuan-penemuan teknologi spektakuler yang dilakukan manusia beberapa puluh tahun sebelumnya, memperlihatkan betapa kecilnya dunia tempat kita berpijak. Jagad raya yang dalam perspektif ilmu astronomi dan aerophysic pada awalnya sulit untuk ditangkap akal sehat manusia, seiring perkembangan jaman, membuat manusia merasa beruntung dengan adanya ilmu tersebut. Saat ini, manusia bahkan bersyukur dengan perkembangan ilmu astronomi yang demikian cepat melesat ke jajaran ilmu-ilmu bergengsi lainnya. Kini, bagai dua sisi mata uang yang tak terpisahkan, ilmu astronomi dan aerophysic telah menjadi ilmu dengan sumbangan yang besar bagi kehidupan manusia.

Usai kata sambutan, pengunjung dan peserta IOAA Bandung, disuguhi atraksi yang merupakan perpaduan gaya futuristik dan pantomin dari anak-anak yang tergabung dalam Kid Perfection. Mereka memakai kostum warna oranye, dan topi helm mirip astronot. Sambil memainkan alat musik berupa gendang dan drum, anak-anak ini bergerak atraktif mengikuti irama musik pentatonik yang sarat energy dengan beat-beat cepat. Kesan serius dan seremonial dari sebuah acara pembukaan pameran, untuk sementara terhapus dengan kehadirian mereka. Para peserta terlihat enjoy dan fun.

Astronomi, Sesuatu yang Tidak Mungkin Menjadi Mungkin

Acara yang ditunggu-tunggu adalah kuliah umum yang disampaikan Profesor Ronald Ekers. Tema yang diangkat pada kuliah umum ini adalah The Big Bang, Black Holes, Pulsars, dan Extraterersterial Life. Selain ke empat mata kuliah umum yang disampaikannya, ia juga akan mendiskusikan penemuan yang bersifat revolusioner dari ilmu astronomi pada peserta. The Big Bang yang kita kenal sebagai ledakan dahsyat dalam kosmologi yang terjadi sekitar 13.700 juta tahun lalu, menjadi salah satu pembahasan menarik dari sang profesor, selain Black Holes.

Ilmuwan asal Australia ini juga akan menerangkan tentang pulsars dan kaitannya dengan manusia sehingga dapat memberi kehidupan yang lebih baik bagi mahluk hidup yang ada di jagat raya ini. Menurutnya, pada abad ke dua puluh ini, kita mempunyai visi untuk membangun teropong yang agung dan tepat, pandangan seperti itu akan tercipta melalui inovasi dan kolaborasi intenasional.

Ilmu pengetahuan sangat penting, terutama yang berkaitan dengan teknologi dan kehidupan modern. Ke duanya sangat tergantung pada teknologi. Itu sebabnya astronomi sangat dibutuhkan, sebab ilmu tersebut merupakan ilmu tertua dan juga merupakan ilmu yang sangat menarik dan atraktif. Bagi generasi muda, astronomi dapat membuat mereka cakap dan mampu menghadapi masa yang akan datang. “Astronomi bisa mendorong karier seseorang, khususnya yang berkaitan dengan IPTEK. Ilmu astronomi memberikan kontribusi yang besar pada dunia, termasuk Indonesia yang memiliki kualitas tinggi di bidang pendidikan, inilah yang membuat masyarakat Indonesia cinta akan ilmu pengetahuan, khususnya astronomi.” Ungkap Prof. Ronald Ekers.

Astronomi dan Pemanasan Global

Saat ini, ilmu astronomi sangat besar peranannya. Dalam bidang teknologi, peran astronomi dapat membuat sesuatu yang tidak mungkin menjadi mungkin. “Harusnya kita berterimakasih karena telah mengenal ilmu tersebut. Sebelum mengenal astronomi, kita tidak tahu apa yang terjadi pada dunia sebelumnya. Kini, ke depannya kita memiliki banyak kesempatan untuk memajukan instrumen baru ini dan mengkover sesuatu yang baru untuk melindungi dunia,” ujar Ronald. “Astronomi tidak ingin membuat kesalahan, sebab ilmu ini sangat membantu, khususnya untuk menghindari dunia dari pemanasan global. Dalam hal ini saya tidak mengatakan astronomi sebagai subyek, namun astronomi dapat memberi masukan yang banyak pada masalah yang dihadapi dunia. Melalui astronomi akan ditemukan relasi yang erat kaitannya dengan pemanasan global. Karena manusia dari seluruh belahan dunia secara bergantian menggunakan energi yang ada pada dunia. Mungkin, secara langsung astronomi tidak bisa memecahkan masalah pemanasan global, namun paling tidak, ilmu ini bisa membantu. Terlebih lagi jika seluruh astronom mau bekerjasama, satu dengan yang lainnya mau mengerti dan berkolaborasi memecahkan masalah yang timbul pada dunia. Untuk menyelamatkan dunia dari pemanasan global, harus dibutuhkan solusi dari seluruh dunia, contohnya dengan membuat global agreement.

Jalur Pendidikan Solusi Tepat

Dalam pandangan Prof. Ekers, generasi muda Indonesia memiliki peranan penting untuk memajukan negaranya. Jalur pendidikan adalah solusi yang tepat bagi mereka. Dalam hal ini Departemen Pendidikan Nasional menjadi sentral dari segala hal yang erat kaitannya dengan pendidikan. “Indonesia sangat terkenal di seluruh dunia, negara ini memiliki beragam budaya dan sekaligus memberikan kesempatan yang bagus untuk menarik generasi muda menyukai sains, khususnya astronomi. Siswa-siswa yang turut berpartisipasi di ajang IOAA ini sangat termotivasi, dan mereka adalah siswa-siswa yang cerdas, yang telah dipilih melalui seleksi ketat. Apapun yang terjadi dengan mereka di masa depan, melalui olimpiade astronomi ini mereka telah memperoleh pengamalaman yang positif. Mungkin dari mereka ada yang tidak menjadi seorang astronom, mereka ada yang memilih bidang lain sebagai lapangan kerja, itu bagus, mereka bisa menyalurkan ilmu astronomi pada berbagai bidang pekerjaan. Saya berharap para siswa peserta IOAA kelak memperoleh apresiasi yang berbeda, dan bisa bekerja lebih konsisten untuk membuat dunia ini baik lagi,” ujarnya

Menurut Prof. Ronald Ekers kembali, sudah saatnya Indonesia membangun radio teleskop.Sebab Indonesia dianggap sudah mampu untuk berkolaborasi dengan negara lain.”Jika Anda melihat lokasi dari teleskop, negara Anda dikelilingi oleh negara-negara yang telah menggunakan alat itu, contohnya di utara ada Jepang, Korea, dan China. Sedang di selatan ada Australia. Ini merupakan kesempatan yang bagus karena Indonesia berada di tengah-tengahnya. Jika Indonesia memiliki radio teleskop, maka negara Anda dengan mudah bisa berhubungan dengan negara-negara lain.” Ungkapnya.

Dalam pengamatannya, sejauh ini penyelenggaraan IOAA di Bandung dinilainya sangat bagus. Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat bisa melihat apa yang terjadi dari sudut pandang astronomi. Dan mereka juga menjadi tahu betapa pentingnya ilmu ini. Melalui IOAA diharapkan akan membuka mata geneasi muda dari semua peserta, bahwa astronomi memiliki peran besar untuk mengetahui segala hal yang terjadi di alam semesta. “Saya kira Indonesia mempersiapkan semua hal yang berkaitan dengan IOAA Bandung dengan baik.” Tukasnya. (fanny/rinda)

26 August 2008


Silahkan masukan komentar Anda

Nama :

E-mail :

Pesan :


Sumber Inspirasi

INSAN YANG BERCINTA DENGAN IKHLAS AKAN SETIA KEPADA KEKASIHNYA DAN MUDAH MELUPAKAN KEKASIHNYA BEGITU SAJA.YANG TIDAK IKHLAS MUDAH BERUBAH.

Admin

APABILA ALLOH MEMBERIMU KENIKMATAN TETAPI KAMU BERMAKSIAT MAKA WASPADALAH TERHADAP ADZAB-NYA

Admin

APA YG DI SEMBUNYIKAN ORANG DALAM HATINYA AKAN TAMPAK PADA LIDAH DAN WAJAHNYA

Admin

HARTA YANG PALING MENGUNTUNGKAN IALAH SABAR. TEMAN YANG PALING AKRAB ADALAH AMAL. PENGAWAL PERIBADI YANG PALING WASPADA ADALAH DIAM. BAHASA YANG PALING MANIS ADALAH SENYUM. DAN IBADAH YANG PALING INDAH TENTUNYA KHUSYUK.

admin